Gentoo Logo

Panduan Bluetooth Gentoo Linux

Daftar Isi:

1.  Pendahuluan

Apa itu Bluetooth?

Bluetooth merupakan sebuah spesifikasi industri yang menyediakan sebuah cara untuk melakukan koneksi dan bertukar informasi melalui perangkat seperti PC, PDA, atau telpon genggam. Dengan menggunakan teknologi Bluetooth, kita bisa mendapatkan pengiriman data dan suara tanpa kabel antara beberapa perangkat dengan biaya rendah. Bluetooth juga menawarkan kemungkinan untuk menciptakan jaringan lokal nirkabel kecil dan sinkronisasi perangkat-perangkat.

Tentang isi panduan ini

Bagian pertama dari panduan ini menberikan daftar perangkat yang terkualifikasi dan yang tidak terkualifikasi teknologi Bluetooth. Dengan begini, pengguna dapat membeli Bluetooth yang telah diketahui dapat berfungsi. Setelah itu, panduan ini menjelaskan cara mengkonfigurasi kernel sistem, identifikasi perangkat Bluetooth yang terpasang di sistem dan telah terdeteksi oleh kernel, dan menginstal utilitas dasar Bluetooth yang diperlukan.

Bagian ke dua berisi cara mendeteksi perangkat jauh dan cara melakukan koneksi dari atau ke perangkat tersebut dengan men-setup komunikasi frekuensi radio (RFCOMM) atau dengan men-setup personal area network (PAN).

Bagian terakhir dari panduan ini berisi daftar lengkap aplikasi yang dapat menggunakan seluruh keuntungan yang ditawarkan oleh teknologi Bluetooth.

2.  Perangkat-perangkat yang Didukung

Perangkat-perangkat yang terkualifikasi dan tidak terkualifikasi yang mendukung Bluetooth

Penting: Produk-produk ini mungkin bisa berfungi walaupun beberapa di antaranya tidak terkualifikasi sebagai produk Bluetooth. Gentoo tidak mendukungnya dengan cara apapun, perangkat-perangkat ini mungkin bisa berfungsi langsung.

Daftar perangkat saat ini yang didukung bisa anda temukan di: Fitur Perangkay Bluetooth dan informasi revisi oleh Marcel Holtmann.

3.  Konfigurasi Sistem

Konfigurasi Kernel

Karena kernel Linux stabil terbaru adalah seri 2.6, maka konfigurasi pada panduan ini akan menggunakan kernel seri tersebut. Kebanyakan perangkat Bluetooth terhubung ke port USB, jadi kita juga akan mengaktifkan USB. Bacalah Panduan USB Gentoo Linux.

Daftar Kode 3.1: Konfigurasi untuk kernel 2.6

Networking --->

<*> Bluetooth subsystem support  --->

--- Bluetooth subsystem support
<M>   L2CAP protocol support
<M>   SCO links support
<M>   RFCOMM protocol support
[*]     RFCOMM TTY support
<M>   BNEP protocol support
[*]     Multicast filter support
[*]     Protocol filter support
<M>   HIDP protocol support

Bluetooth device drivers  --->
<M> HCI USB driver
[*]   SCO (voice) support
<M> HCI UART driver
[*]   UART (H4) protocol support
[*]   BCSP protocol support
[*]   Transmit CRC with every BCSP packet
<M> HCI BCM203x USB driver
<M> HCI BPA10x USB driver
<M> HCI BlueFRITZ! USB driver
(Empat driver di bawah ini untuk perangkat Bluetooth PCMCIA dan hanya akan
tampil jika anda telah mengaktifkan dukungan PCMCIA di kernel anda.)
<M> HCI DTL1 (PC Card) driver
<M> HCI BT3C (PC Card) driver
<M> HCI BlueCard (PC Card) driver
<M> HCI UART (PC Card) device driver
(Driver berikut ini ditujukan untuk HCI Emulation software.)
<M> HCI VHCI (Virtual HCI device) driver

(Kembali tiga level ke Device Drives kemudian periksa apakah USB telah
diaktifkan. Opsi ini diperlukan jika anda menggunakan dongle Bluetooth, yang
kebanyakannya berbasis USB.)
USB support  --->

<*> Support for Host-side USB
--- USB Host Controller Drivers
<M> EHCI HCD (USB 2.0) support
[ ]   Full speed ISO transactions (EXPERIMENTAL)
[ ]   Root Hub Transaction Translators (EXPERIMENTAL)
<*> OHCI HCD support
<*> UHCI HCD (most Intel and VIA) support
< > SL811HS HCD support

Sekarang kita akan reboot ke kernel baru kita. Jika semuanya berjalan dengan lancar, kita akan memiliki sebuah sistem dengan Bluetooth yang siap digunakan.

Penting: Perangkat USB anda boleh memiliki dua modus secara default berupa HID, bukan HCI. Jika ini kasusnya, gunakan hid2hci untuk berpindah ke modus HCI. Sistem anda tidak akan mengingat perubahan ini ketika anda melakukan reboot.

Daftar Kode 3.2: Memeriksa perangkat Bluetooth

(Satu cara untuk memeriksa perangkat)
# cat /proc/bus/usb/devices | grep -e^[TPD] | grep -e Cls=e0 -B1 -A1
(Cls=e0(unk. ) mengidentifikasi adapter Bluetooth.)
T:  Bus=02 Lev=02 Prnt=03 Port=00 Cnt=01 Dev#=  4 Spd=12  MxCh= 0
D:  Ver= 1.10 Cls=e0(unk. ) Sub=01 Prot=01 MxPS=64 #Cfgs=  1
P:  Vendor=0a12 ProdID=0001 Rev= 5.25
(Beberapa di antaranya bisa ditampilkan dengan lsusb dari sys-apps/usbutils)
# lsusb
Bus 003 Device 002: ID 046d:c00e Logitech, Inc. Optical Mouse
Bus 003 Device 001: ID 0000:0000
Bus 002 Device 002: ID 0db0:1967 Micro Star International Bluetooth Dongle

4.  BlueZ - StackBluetooth

Instalasi BlueZ

Sekarang perangkat telah dikenal oleh kernel, kita membutuhkan sebuah lapisan yang mengizinkan aplikasi untuk berkomunikasi dengan perangkat Bluetooth. BlueZ menyediakan stack Bluetooth Linux resmi. Ebuild yang kita butuhkan adalah bluez-libs dan bluez-utils. Perangkat yang membutuhkan file-file firmware Broadcom atau yang sejenisnya mungkin memerlukan bluez-firmware.

Daftar Kode 4.1: Instalasi bluez-libs dan bluez-utils

# emerge net-wireless/bluez-libs net-wireless/bluez-utils

Konfigurasi BlueZ dan Menjodohkan PIN

Sekarang saatnya untuk melihat apakah perangkat bluetooth telah dinyalakan dengan benar oleh sistem. Pertama kita jalankan servis Bluetooth.

Daftar Kode 4.2: Menjalankan hciconfig

(Menjalankan Bluetooth)
# /etc/init.d/bluetooth start
* Starting Bluetooth ...
*     Starting hcid ...                                                 [ ok ]
*     Starting sdpd ...                                                 [ ok ]
*     Starting rfcomm ...                                               [ ok ]

# hciconfig
hci0:   Type: USB
        BD Address: 00:01:02:03:04:05 ACL MTU: 192:8  SCO MTU: 64:8
        DOWN
        RX bytes:131 acl:0 sco:0 events:18 errors:0
        TX bytes:565 acl:0 sco:0 commands:17 errors:0

Ini menunjukkan bahwa perangkat Bluetooth telah dikenal. Seperti yang mungkin telah anda lihat, perangkat sedang dalam keadaan DOWN. Mari kita konfigurasikan agar kita dapat menyalakannya. File konfigurasinya adalah /etc/bluetooth/hcid.conf. Perubahan yang diperlukan tertera di bawah ini. Untuk rincian lebih lanjut, silakan membaca manual hcid.conf (man hcid.conf).

Daftar Kode 4.3: Edit /etc/bluetooth/hcid.conf

(Perubahan yang dianjurkan adalah sebagai berikut)

# HCId options
options {
        # Automatically initialize new devices
        autoinit yes;

(Ganti security ke "auto")
        # Security Manager mode
        #   none - Security manager disabled
        #   auto - Use local PIN for incoming connections
        #   user - Always ask user for a PIN
        #
        security auto;

        # Pairing mode
        pairing multi;
(Anda hanya memerlukan pin_helper jika anda menggunakan <=bluez-libs-2.x dan <=bluez-utils-2.x)
(Gantikan pin_helper agar menggunakan /etc/bluetooth/pin-helper)
        # PIN helper
        pin_helper /etc/bluetooth/pin-helper;
}

# Default settings for HCI devices
device {
(Set nama perangkat anda di sini, anda dapat menamakannya apa saja)
        # Local device name
        #   %d - device id
        #   %h - host name
        name "BlueZ at %h (%d)";

        # Local device class
        class 0x3e0100;

        # Inquiry and Page scan
        iscan enable; pscan enable;

        # Default link mode
        lm accept;

        # Default link policy
        lp rswitch,hold,sniff,park;

(Biarkan seperti adanya jika anda tidak mengerti kegunaan opsi-opsi ini)
        # Authentication and Encryption (Security Mode 3)
        #auth enable;
        #encrypt enable;
}

Selanjutnya, kita harus mengkonfigurasi PIN perangkat bluetooth. Hal ini akan membantu kita ketika menjodohkannya dengan perangkat Bluetooth lain.

Daftar Kode 4.4: Edit /etc/bluetooth/pin

(Ganti 123456 dengan nomor pin yang anda inginkan.)
123456

Penting: Nomor (pilihan anda) ini harus sama pada semua host dengan perangkat Bluetooth agar dapat dijodohkan. Nomor ini juga harus dirahasiakan karena orang yang mengetahuinya bisa mendapatkan koneksi dengan perangkat anda.

Catatan: Jika anda menggunakan <=bluez-libs-2.x dan <=bluez-utils-2.x, anda dapat memilih antara beberapa pin helpers, tergantung kebutuhan anda. Pin helper yang tersedia adalah: /usr/lib/kdebluetooth/kbluepin (net-wireless/kdebluetooth), /usr/bin/bluepin atau /etc/bluetooth/pin-helper di antara yang lainnya.

Catatan: Sejak >=bluez-libs-3.x dan >=bluez-utils-3.x, pin helper telah digantikan oleh passkey agents. Ada beberapa passkey agents grafis yang tersedia untuk membantu anda mengatur PIN, seperti bluez-gnome dan kdebluetooth. Anda juga dapat menggunakan passkey-agent (bagian dari paket bluez-utils) dari konsol.

Konfigurasi Servis

Setelah kita merapungkan konfigurasi BlueZ, saatnya untuk me-restart servis-servis yang diperlukan.

Daftar Kode 4.5: Menjalankan daemon-daemon Bluetooth

# /etc/init.d/bluetooth restart
(Kita juga dapat menambahkannya ke runlevel default.)
# rc-update add bluetooth default
 * bluetooth added to runlevel default
 * rc-update complete.

Mari kita pastikan agar daemon Bluetooth telah dijalankan dengan benar. Jika kita dapat melihat hcid dan sdpd aktif, berarti kita telah mengkonfigurasi Bluetooth dengan benar. Selanjutnya, kita dapat melihat apakah perangkat telah dijalankan dengan opsi-opsi konfigurasi yang telah kita tentukan.

Daftar Kode 4.6: Memeriksa apakah daemon Bluetooth telah dijalankan dengan benar

(Periksa apakah semua servis telah dijalankan)
# ps -ae | grep hcid
26050 ?        00:00:00 hcid
# ps -ae | grep sdpd
26054 ?        00:00:00 sdpd

# hciconfig -a
hci0:   Type: USB
        BD Address: 00:0A:0B:0C:0D:0E ACL MTU: 192:8 SCO MTU: 64:8
        UP RUNNING PSCAN ISCAN
        RX bytes:125 acl:0 sco:0 events:17 errors:0
        TX bytes:565 acl:0 sco:0 commands:17 errors:0
        Features: 0xff 0xff 0x0f 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00
        Packet type: DM1 DM3 DM5 DH1 DH3 DH5 HV1 HV2 HV3
        Link policy: RSWITCH HOLD SNIFF PARK
        Link mode: SLAVE ACCEPT
        Name: 'BlueZ at bluehat (0)'
        Class: 0x3e0100
        Service Classes: Networking, Rendering, Capturing, Object Transfer,
        Audio
        Device Class: Computer, Uncategorized
        HCI Ver: 1.1 (0x1) HCI Rev: 0x1e7 LMP Ver: 1.1 (0x1) LMP Subver: 0x1e7
        Manufacturer: Cambridge Silicon Radio (10)

5.  Deteksi dan Melakukan Koneksi ke Perangkat Remote

Mendeteksi perangkat Bluetooth di host lain

Sekarang kita telah siap untuk mendeteksi perangkat Bluetooth yang terpasang di host lain. Hal ini bergantung kepada Sistem Operasi yang digunakan. Kita akan menggunakan perintah hcitool.

Daftar Kode 5.1: Memeriksa perangkat lokal

# hcitool dev
Devices:
        hci0    00:01:02:03:04:05

Daftar Kode 5.2: Melacak perangkat remote

# hcitool scan
Scanning ...
        00:0A:0B:0C:0D:0E       Grayhat

Daftar Kode 5.3: Menambahkan perangkat remote

# hcitool inq
Inquiring ...
        00:0A:0B:0C:0D:0E       clock offset: 0x5579    class: 0x72010c

Setelah kita mengetahui MAC address dari perangkat Bluetooth remote, kita dapat memeriksa apakah kita telah menjodohkannya dengan benar.

Daftar Kode 5.4: Menjalankan l2ping

# l2ping 00:0A:0B:0C:0D:0E
Ping: 00:0A:0B:0C:0D:0E from 00:01:02:03:04:05 (data size 20) ...
20 bytes from 00:0A:0B:0C:0D:0E id 200 time 69.85ms
20 bytes from 00:0A:0B:0C:0D:0E id 201 time 9.97ms
20 bytes from 00:0A:0B:0C:0D:0E id 202 time 56.86ms
20 bytes from 00:0A:0B:0C:0D:0E id 203 time 39.92ms
4 sent, 4 received, 0% loss

Men-setup Radio Frequency Communication (RFCOMM)

Catatan: Harap dicatat bahwa men-setup RFCOMM merupakan opsional.

Kita dapat men-setup koneksi frekuensi radio (RFCOMM) ke perangkat Bluetooth lain dengan perintah rfcomm. Agar lebih mudah terutama untuk user dengan banyak perangkat yang mendukung Bluetooth, sangat dianjurkan untuk sedikit mengubah konfigurasi default rfcomm di /etc/bluetooth/rfcomm.conf.

Seluruh segmen konfigurasi yang dimulai dengan rfcomm0 { dan berakhir dengan } adalah konfigurasi untuk perangkat yang akan melakukan koneksi di /dev/rfcomm0. Pada kasus ini, kita hanya akan menampilkan satu contoh, rfcomm0. Anda dapat menambahkan perangkat lain sesuai dengan kebutuhan anda.

Daftar Kode 5.5: Edit /etc/bluetooth/rfcomm.conf

(Hanya perubahan yang diperlukanlah yang ditampilkan di sini.)
rfcomm0 {
        # Automatically bind the device at startup
        (Menciptakan node device, /dev/rfcomm0 saat start-up)
        bind yes;

        # Bluetooth address of the device
        (Masukkan MAC address perangkat yang ingin anda sambung)
        device 00:0A:0B:0C:0D:0E;

}

Setelah mengkonfigurasi RFCOMM, kita dapat melakukan koneksi ke perangkat lain. Karena kita telah menciptakan setting yang diperlukan di file /etc/bluetooth/rfcomm.conf, kita hanya perlu menjalankan perintah berikut ini. Jika anda belum menciptakan setting di file konfigurasi, berikut ini juga merupakan sebuah metode alternatif.

Daftar Kode 5.6: Melakukan koneksi RFCOMM

(0 menunjuk ke rfcomm0 di file konfigurasi)
# rfcomm connect 0 
Connected /dev/rfcomm0 to 00:0A:0B:0C:0D:0E on channel 1
Press CTRL-C for hangup

(Jika anda belum meng-edit /etc/bluetooth/rfcomm.conf)
# rfcomm connect 0 00:0A:0B:0C:0D:0E 1
Connected /dev/rfcomm0 to 00:0F:DE:69:50:24 on channel 1
Press CTRL-C for hangup

Parameter pertama setelah perintah koneksi adalah node device RFCOMM TTY yang akan digunakan (biasanya 0). Parameter ke dua ialah MAC address milik perangkat remote. Parameter ke tiga merupakan opsional dan menentukan channel yang akan digunakan. Harap dicatat bahwa untuk melakukan koneksi ke sebuah perangkat, perangkat tersebut harus mendengar koneksi yang datang. Untuk melakukannya, kita harus secara ekspilist memerintahkannya untuk mendengar. Kita dapat membatalkan komunikasi kapan saja dengan menekan CTRL+C.

Daftar Kode 5.7: Mendengarkan koneksi RFCOMM yang datang

# rfcomm listen 0 1
Waiting for connection on channel 1

Pada sebuah cara yang mirip dengan perintah koneksi, perintah mendengarkan bisa mendapatkan dua parameter. Parameter pertama menyatakan node device RFCOMM TTY (biasanya 0) yang akan digunakan untuk menerima koneksi, sedangkan yang ke dua adalah channel yang akan digunakan.

Setiap kali anda menjalankan perintah rfcomm, anda juga dapat menentukan perangkat fisik yang ingin anda gunakan. Di bawah ini merupakan sebuah contoh sederhana yang menentukan perangkat fisik pada kedua perintah di atas.

Daftar Kode 5.8: Koneksi RFCOMM dengan menentukan perangkat fisik

# rfcomm -i hci0 listen 0 1
Waiting for connection on channel 1
(Untuk mendengarkan ke perangkat yang ditentukan)
# rfcomm -i hci0 connect 0 00:0A:0B:0C:0D:0E 1
(Untuk menggunakan perangkat yang ditentukan ketika melakukan koneksi
ke perangkat lain)

Men-setup Personal Area Network (PAN)

Catatan: Harap dicatat bahwa men-setup PAN merupakan opsional. Seksi ini menjelaskan cara men-setup sebuah Network Access Point, tetapi men-setup sebuah Group Ad-Hoc Network juga mengikuti cara yang mirip.

Pertama-tama, kita perlu me-load modul bnep. Mungkin kita juga perlu me-load modul ini setiap kali komputer dinyalakan.

Daftar Kode 5.9: Load modul bnep

# modprobe bnep
# echo "bnep" >> /etc/modules.autoload.d/kernel-2.6

Kita harus menjalankan daemon pand pada host yang akan menyediakan NAP. Kita juga harus menentukan bahwa kita akan menyediakan layanan NAP dan komputer ini akan menjadi master, jadi semua komputer lain, slave, bisa terhubung. Layanan lain yang bisa digunakan adalah GN (Group ad-hoc Network).

Daftar Kode 5.10: Menjalankan daemon pand

# pand --listen --role NAP --master --autozap

Sekarang, kita sudah memiliki komputer yang siap menerima komputer lain yang ingin terhubung.

Daftar Kode 5.11: Melakukan koneksi ke Network Access Point

# pand --connect 00:0A:0B:0C:0D:0E --service NAP --autozap

Jika semuanya berjalan dengan baik, sekarang kita dapat mengatur alamat-alamat IP untuk semua host.

Daftar Kode 5.12: Konfigurasi IP bnep

host0 # ifconfig bnep0 192.168.2.1
host1 # ifconfig bnep0 192.168.2.2

host0 # ifconfig bnep0
bnep0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0A:0B:0C:0D:0E
          inet addr:192.168.2.1  Bcast:192.168.2.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::210:60ff:fea3:cb41/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:5 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:208 (208.0 b)  TX bytes:188 (188.0 b)

host1 # ifconfig bnep0
bnep0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:01:02:03:04:05
          inet addr:192.168.2.2  Bcast:192.168.2.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::210:60ff:fea2:dd2a/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:5 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:208 (208.0 b)  TX bytes:188 (188.0 b)

Terakhir, kita lakukan pengujian sederhana untuk melihat apakah jaringan sudah bisa bekerja dengan benar.

Daftar Kode 5.13: Ping IP antar bnep

host1 # ping 192.168.2.1
PING 192.168.2.1 (192.168.2.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.2.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=34.0 ms
64 bytes from 192.168.2.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=37.3 ms

--- 192.168.2.1 ping statistics ---
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1000ms
rtt min/avg/max/mdev = 34.045/35.690/37.336/1.656 ms

6.  Aplikasi Desktop untuk Bluetooth

Pendahuluan

Ada beberapa aplikasi Bluetooth yang digunakan di desktop. Bab ini dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing aplikasi untuk Gnome, KDE dan aplikasi-aplikasi lain.

Untuk Gnome

Jika anda pengguna Gnome, kemungkinan anda akan memilih gnome-bluetooth. Paket ini menyediakan fungsionalitas dasar yang paling sering digunakan, seperti yang tertera di bawah ini.

  • gnome-bluetooth-manager: Untuk mengatur perangkat remote Bluetooth
  • gnome-obex-send: Untuk mengirim file ke perangkat lain
  • gnome-obex-server: Untuk menerima file

Daftar Kode 6.1: Instalasi gnome-bluetooth

# emerge gnome-bluetooth

Sebuah entri menu akan ditambahkan di bawah "Applications" > "System Tools" agar anda lebih mudah meluncurkan manajer "File Sharing" atau untuk mengirimlan file ke perangkat lain.

Untuk mengirimkan file (cara mudah):

  • "From the Phone to the Computer" - mengirim file dari telpon melalui Bluetooth yang akan diterima dan selalu disimpan di /home anda.

gnome-phone-manager adalah sebuah aplikasi bagus yang dapat anda gunakan untuk mengirim dan menerima pesan dari dan ke telpon anda, hanya dengan menggunakan komputer. Anda tidak perlu menyentuh telpon anda untuk membaca dan mengirimkan pesan karena semuanya diproses oleh aplikasi ini. Anda juga akan mendapatkan pemberitahuan di layar anda ketika ada pesan baru yang masuk jika anda telah mengaktifkan opsi ini di bagian "Preferences". Seperti biasa, instalasinya sangat mudah.

Daftar Kode 6.2: Instalasi gnome-phone-manager

# emerge gnome-phone-manager

Untuk KDE

KDE memanfaatkan kdebluetooth dan menyediakan lebih banyak utilitas dibandingkan dengan saingannya di Gnome.

  • kbluetoothd: Bluetooth Meta Server
  • kbtsearch: Utilitas pencari perangkat Bluetooth
  • khciconfig: Monitor Bluetooth KDE
  • kioclient: Klien baris perintah KIO
  • qobexclient: Tool untuk pengujian/pengembangan obex
  • kbtobexclient: KDE Bluetooth Framework Application
  • kioobex_start
  • kbtserialchat
  • kbemusedsrv: KDE Bemused Server.
  • kbtobexsrv: OBEX Push Server KDE untuk Bluetooth
  • kbluepin: Aplikasi KPart KDE
  • auth-helper: Program pembantu untuk kbtobexsrv yang mengirimkan permintaan otentikasi untuk link ACL yang diberikan

Daftar Kode 6.3: Instalasi kdebluetooth

# emerge kdebluetooth

Aplikasi-aplikasi Menarik Lainnya

  • app-mobilephone/obexftp: Pengiriman file melalui OBEX untuk handphone
  • app-mobilephone/bemused: Bemused adalah sebuah sistem yang dapat anda gunakan untuk mengendalikan koleksi musik anda dari handphone, melalui Bluetooth.
  • app-pda/multisync: Dengan multisync anda dapat mengsinkronkan daftar kontak, entri kalender dan catatan (serta masih banyak lagi) dari handphone anda dengan komputer, melalui koneksi Bluetooth. Memiliki beberapa fitur seperti back-up informasi dan sinkronisasi dengan klien e-mail Evolution. Anda perlu mengaktifkan flag USE irmc untuk memastikan agar multisync mendapatkan dukungan Bluetooth.
  • net-wireless/opd dan net-wireless/ussp-push adalah tool baris perintah (server dan klien) yang dapat anda gunakan untuk mengirimkan file ke handphone anda.

7.  Ucapan Terima Kasih

Terima kasih kepada Marcel Holtmann atas waktu dan dedikasinya untuk pengembangan Bluetooth dan review panduan ini. Terima kasih juga untuk Douglas Russell atas pengujian perangkat tambahan dan perbaikan panduan ini.



Print

Diperbarui 21 Oktober 2007

Versi asli dari dokumen ini terakhir diupdate 16 Juli 2009

Rangkuman: Panduan ini menjelaskan cara menginstal perangkat host Bluetooth, konfigurasi kernel dengan benar, menjelaskan seluruh kemungkinan yang ditawarkan oleh interkoneksi Bluetooth dan cara bersenang-senang dengan Bluetooth.

Ioannis Aslanidis
Author

Douglas Russell
Contributor

Marcel Holtmann
Contributor

Shyam Mani
Author

Łukasz Damentko
Editor

Dzikri Aziz
Translator

Donate to support our development efforts.

Copyright 2001-2012 Gentoo Foundation, Inc. Questions, Comments? Contact us.