Panduan nVidia Gentoo Linux
1.
Pendahuluan
Driver-driver nVidia di portage dirilis oleh nVidia dan dibangun dengan
menggunakan kernel Linux. Driver-driver ini mengandung binary blob
yang bertugas untuk mengendalikan kartu video. Masing-masing berisi dua
bagian, modul kernel dan driver X11. Kedua bagian ini dibungkus dalam satu
paket. Karena adanya perbedaan dalam cara nVidia memaketkan drivernya yang
lama dengan yang baru, anda perlu menentukan beberapa pilihan sebelum anda
menginstal driver.
Paket nvidia-drivers, berisi driver-driver terbaru dari nVidia dengan
dukungan untuk semua kartu, dengan menyediakan beberapa versi,
tergantung umur kartu anda. Paket ini menggunakan eclass untuk mengenali kartu
yang anda gunakan agar dapat menginstal driver yang sesuai.
2.
Kompatibilitas Driver
Versi yang mana?
Paket nvidia-drivers mendukung semua kartu nVidia. Anda dapat
menginstal versi apa saja, tergantung kartu yang anda gunakan.
Kartu lama seperti GeForce 3 dan 4 memerlukan driver versi 96.x. Untuk
kartu-kartu ini, anda harus menutup
>=x11-drivers/nvidia-drivers-97.00 di file
/etc/portage/package.mask. Ini akan mencegah instalasi driver baru
yang tidak cocok dengan kartu anda.
Kartu lama berbasis NV2x (seperti TNT, TNT2, GeForce, dan GeForce 2) memerlukan
driver versi 71.x (seperti nvidia-drivers-71.86.01). Untuk kartu-kartu
ini, anda harus menutup >=x11-drivers/nvidia-drivers-87.00 di
/etc/portage/package.mask.
Anda dapat memeriksa kompatibilitas kartu anda untuk mengetahui driver mana
yang harus anda gunakan dengan membaca file README yang sesuai untuk x86 atau
x86_64 di
halaman rilis.
3.
Konfigurasi Kartu Video
Konfigurasi Kernel
Seperti yang telah dijelaskan di atas, driver kernel nVidia terinstal dan
dijalankan oleh kernel anda saat ini. Driver ini dibangun sebagai modul, jadi
sangat masuk akal jika kernel anda harus memiliki dukungan untuk memuat modul.
Jika anda telah menggunakan genkernel_all untuk mengkonfigurasi kernel,
berarti anda telah siap untuk melanjutkan. Jika tidak, periksa kembali apakah
kernel anda memiliki dukungan ini:
Daftar Kode 3.1: Mengaktifkan dukungan kernel untuk memuat modul |
Loadable module support --->
[*] Enable loadable module support
|
Anda juga perlu mengaktifkan Memory Type Range Register di kernel:
Daftar Kode 3.2: Mengaktifkan MTRR |
Processor and Features --->
[*] MTRR (Memory Type Range Register) support
|
Jika anda memiliki kartu video AGP, anda dapat mengaktifkan dukungan
agpgart untuk kernel, boleh di dalam kernel maupun sebagai modul. Jika
anda tidak menggunakan agpgart di dalam kernel, maka driver akan menggunakan
implementasi agpgart-nya sendiri, yang bernama NvAGP. pada beberapa
sistem, implementasi ini memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan
agpgart dari kernel, namun pada sistem lainnya lebih jelek. Anda perlu
mengujinya sendiri pada sistem anda untuk mendapatkan performa terbaik. Jika
anda tidak yakin dengan pilihan yang harus diambil, gunakan saja agpgart
dari kernel.
Daftar Kode 3.3: Mengaktifkan agpgart |
Device Drivers --->
Character devices --->
<*> /dev/agpgart (AGP Support)
|
Catatan:
Pada AMD64, IOMMU mengendalikan pengaturan agpgart.
|
Catatan Khusus untuk Arsitektur Tertentu
Penting:
Untuk prosesor x86 dan AMD64, driver di dalam kernel akan konflik dengan binari
dari nVidia. Jika anda akan mengkompilasi kernel untuk prosesor ini, anda harus
meniadakan dukungan untuk driver di dalam kernel seperti yang ditunjukkan
di bawah ini:
|
Daftar Kode 3.4: Meniadakan dukungan driver di dalam kernel |
Device Drivers --->
Graphics Support --->
< > nVidia Framebuffer Support
< > nVidia Riva support
|
Alternatif framebuffer adalah VESA:
Daftar Kode 3.5: Mengaktifkan dukungan VESA |
Device Drivers --->
Graphics Support --->
[*] VESA VGA graphics support
|
Atau, anda mungkin ingin mencoba uvesafb, sebuah framebuffer
advanced. Perlu diketahui bahwa dapat memilih untuk mengikutsertakannya
di dalam imej kernel atau sebagai modul. Contoh berikut ini mengikutsertakan
uvesafb ke dalam imej kernel.
Daftar Kode 3.6: Mengaktifkan dukungan uvesafb |
Device Drivers --->
Graphics Support --->
<*> Userspace VESA VGA graphics support
|
Untuk info lebih lanjut, bacalah informasi tentang framebauufer yang anda pilih
di /usr/src/linux/Documentation/fb/.
Melanjutkan Konfigurasi Kernel
Ebuild nvidia-drivers dan secara otomatis mencari versi kernel anda
berdasarkan symlink /usr/src/linux. Pastikan agar symlink ini
menunjuk ke kernel yang benar dan telah dikonfigurasi. Bacalah bagian
Konfigurasi Kernel dari Buku Pegangan
Instalasi untuk penjelasan lebih mendalam tentang konfigurasi kernel.
Pertama, anda perlu menginstal eselect (jika anda belum memilikinya).
Jika anda menggunakan gentoo-sources-2.6.18-r4, direktori
/usr/src anda akan terlihat seperti ini:
Daftar Kode 3.7: Pemeriksaan symlink /usr/src/linux |
# eselect kernel list
Available kernel symlink targets:
[1] linux-2.6.18-gentoo-r4 *
[2] linux-2.6.20-gentoo-r7
[3] linux-2.6.20-gentoo-r8
|
Pada contoh di atas, anda akan melihat bahwa kernel
linux-2.6.18-gentoo-r4 diberi tanda asterisk, yang berarti kernel inilah
yang diberi symlink.
Jika symlink tidak menunjuk ke source kernel yang benar, anda perlu memperbarui
link tersebut dengan memilih nomor source kernel yang anda gunakan, seperti
pada contoh di atas.
Daftar Kode 3.8: Menciptakan/memperbarui symlink /usr/src/linux |
# eselect kernel set 1
|
Instalasi Driver yang Tepat
Sekarang saatnya untuk menginstal driver.
Daftar Kode 3.9: Instalasi driver nVidia |
# emerge nvidia-drivers
|
Catatan:
Driver nVidia versi bisa anda diinstal dengan dukungan flag use gtk.
Jika anda mengaktifkannya, maka anda akan mendapatkan
media-video/nvidia-settings, sebuah tool grafis yang sangat berguna
untuk mengamati dan mengatur beberapa aspek dari kartu nVidia anda.
|
Penting:
Setiap kali anda mengkompilasi kernel
baru atau mengkompilasi ulang kernel anda saat ini, anda harus menjalankan
emerge nvidia-drivers untuk menginstal kembali modul-modul nVidia. Cara
mudah untuk mengetahui modul-modul yang diinstal oleh ebuild adalah dengan
menginstal sys-kernel/module-rebuild. Jika anda sudah menginstalnya,
jalankan saja module-rebuild populate untuk mengisi database dengan
daftar paket-paket yang akan dikompilasi ulang. Setelah anda selesai
mengkompilasi (ulang) kernel anda, jalankan module-rebuild rebuild
untuk mengkompilasi ulang driver bagi kernel baru anda.
|
Ketika instalasi telah selesai, jalankan modprobe nvidia untuk memuat
modul kernel ke memori. Jika anda melakukan upgrade, anda perlu membuang modul
yang lama terlebih dahulu.
Daftar Kode 3.10: Load modul kernel |
# lsmod | grep nvidia && rmmod nvidia
# modprobe nvidia
|
Agar anda tidak perlu memuat modul ini setiap kali sistem dinyalakan, mungkin
anda ingin agar modul ini dimuat secara otomatis. Untuk itu, edit file
/etc/modules.autoload.d/kernel-2.6 lalu tambahkan nvidia.
Jangan lupa untuk menjalankan update-modules setelah selesai.
Penting:
Jika anda mengkompilasi agpgart sebagai modul, anda perlu menambahkannya
ke /etc/modules.autoload.d/kernel-2.6.
|
Daftar Kode 3.11: Menjalankan update-modules |
# update-modules
|
Konfigurasi Server X
Jika driver yang benar telah terinstal, anda perlu mengkonfigurasi Server X
agar menggunakan driver nvidia sebagai ganti dari driver default, yaitu
driver nv.
Bukalah file /etc/X11/xorg.conf dengan editor favorit anda (mis.
nano atau vim) lalu masuki seksi Device. Pada seksi ini,
gantilah baris Driver:
Daftar Kode 3.12: Mengganti nv ke nvidia pada konfigurasi Sever X |
Section "Device"
Identifier "nVidia Inc. GeForce2"
Driver "nvidia"
VideoRam 65536
EndSection
|
Kemudian masuki seksi Module dan pastikan agar modul glx
dimuat, sedangkan dri tidak dimuat:
Daftar Kode 3.13: Memperbarui seksi Module |
Section "Module"
# Load "dri"
Load "glx"
EndSection
|
Selanjutnya, pada seksi Screen, pastikan agar DefaultDepth
diatur ke 16 atau 24, atau, anda hanya memiliki sub-seksi Display
dengan Depth diatur ke 16 atau 24. Tanpa pengaturan ini, ekstensi
nvidia-glx tidak akan berfungsi.
Daftar Kode 3.14: Memperbarui seksi Screen |
Section "Screen"
DefaultDepth 16
Subsection "Display"
EndSection
|
Jalankan eselect agar Server X menggunakan librari GLX nVidia:
Daftar Kode 3.15: Menjalankan eselect |
# eselect opengl set nvidia
|
Menambahakan User ke Grup Video
Anda harus menambahkan user anda ke grup video agar ia bisa mengakses
file perangkat nVidia:
Daftar Kode 3.16: Menambahakan user ke grup video |
# gpasswd -a nama-user video
|
Langkah ini mungkin tidak terlalu diperlukan jika anda tidak menggunakan
udev, tetapi juga tidak akan merusak sistem anda, malahan akan
menjadikannya lebih handal.
Mengujio Katu Video
Untuk menguji kartu nVidia anda, nyalakan X lalu jalankan perintah
glxinfo, yang merupakan bagian dari paket mesa-progs. Perintah
ini seharusnya mengatakan bahwa "direct rendering" telah diaktifkan:
Daftar Kode 3.17: Memeriksa status direct rendering |
$ glxinfo | grep direct
direct rendering: Yes
|
Untuk memonitor FPS, jalankan glxgears.
Mengaktifkan Dukungan nvidia
Beberapa program seperti mplayer dan xine-lib, menggunakan flag
USE lokal bernama "xvmc" yang akan mengaktifkan dukungan XvMCNVIDIA, berguna
ketika anda memutar film dengan resolusi tinggi. Tambahkan "xvmc" ke variabel
USE anda di file /etc/make.conf atau tambahkan sebagai flag USE
untuk media-video/mplayer dan/atau media-libs/xine-lib di
/etc/portage/package.use.
Ada beberapa aplikasi yang menggunakan flag USE nvidia, jadi anda
mungkin perlu menambahkannya juga di /etc/make.conf.
Selanjutnya, jalankan emerge -uD --newuse world untuk menginstal ulang
aplikasi yang terpengaruh dengan pergantian flag USE.
Menggunakan Utilitas NVidia Settings
nVidia juga menyediakan sebuah utilitas pengaturan. Dengan utilitas ini, anda
dapat merubah pengaturan X tanpa harus me-restart server X. Tersedia di Portage
dengan nama media-video/nvidia-settings. Seperti yang telah dijelaskan
sebelumnya, aplikasi ini akan ikut diinstal jika anda mengaktifkan flag USE
gtk di /etc/make.conf atau di
/etc/portage/package.use.
4.
Pemecahan Masalah
Mendapatkan akselerasi 2D di komputer dengan memori 4Gb atau lebih
Jika anda mendapatkan masalah dengan akselerasi 2D nVidia, kemungkinan besar
anda tidak dapet mengatur write-combining range dengan MTRR. Untuk
memastikan, periksa isi file /proc/mtrr:
Daftar Kode 4.1: Periksa apakah write-combining telah aktif |
# cat /proc/mtrr
|
Setiap baris harus berisi "write-back" atau "write-combining". Jika anda
melihat baris yang berisi "uncachable", anda harus memperbaiki pengaturan MTRR
di BIOS.
Reboot dan masuki BIOS, untuk memasuki pengaturan MTRR (kemungkinan di dalam
"CPU Settings"). Ganti dari "continuous" ke "discrete" lalu boot kembali ke
Linux. Anda tidak akan menemukan lagi entri "uncachable", dan akselerasi 2D
sekarang telah berfungsi dengan benar.
Ketika saya mencoba untuk memuat modul kernel, saya mendapatkan pesan
"no such device"
Masalah ini biasanya terjadi ketika anda tidak memiliki kartu video yang cocok
dengan driver. Pastikan bahwa anda memiliki kartu nVidia (anda dapat memeriksa
ulang dengan menggunakan lspci).
Jika anda yakin bahwa anda memiliki kartu nVidia, Periksa BIOS anda dan lihat
apakah Assign IRQ to VGA telah diatur.
5.
Konfigurasi Lanjutan
Dokumentasi
Paket driver nVidia juga menyediakan dokumentasi lengkap. Dokumentasi ini
ditempatkan di /usr/share/doc dan dapat anda baca dengan perintah
berikut:
Daftar Kode 5.1: Membaca dokumentasi NVIDIA |
$ less /usr/share/doc/nvidia-drivers-*/README.gz
|
Parameter modul kernel
Modul kernel nvidia menerima sejumlah parameter (opsi) yang dapat anda
gunakan untuk men-tweak tingkah laku driver. Kebanyakan dari parameter
ini dijelaskan di dokumentasi. Untuk menambahkan atau mengganti parameter ini,
edit file /etc/modules.d/nvidia. Jangan lupa untuk menjalankan
update-modules setelah anda merubah isi file ini, dan ingat bahwa anda
perlu memuat ulang modul nvidia agar pengaturan baru anda diterapkan.
Daftar Kode 5.2: Merubah opsi nvidia |
# nano -w /etc/modules.d/nvidia
# update-modules
# modprobe -r nvidia
# modprobe nvidia
|
Konfigurasi X Lanjutan
Lapisan GLX juga memiliki beberapa opsi yang dapat anda konfigurasi. Opsi ini
mengendalikan konfigurasi untuk TV Out, dual display, deteksi frekuensi
monitor, dll. Semua opsi yang tersedia juga dijelaskan di dokumentasi.
Jika anda ingin menggunakan opsi-opsi ini, anda perlu mendaftarkannya di seksi
"Device" dari file konfigurasi X anda (biasanya /etc/X11/xorg.conf).
Sebagai contoh, penulis ingin menonaktifkan logo splash nVidia:
Daftar Kode 5.3: Konfigurasi X lanjutan |
Section "Device"
Identifier "nVidia Inc. GeForce2"
Driver "nvidia"
Option "NoLogo" "true"
VideoRam 65536
EndSection
|
Isi dokumen ini dilisensikan dengan lisensi Creative Commons -
Attribution / Share Alike.
|