Panduan Samba3/CUPS/ClamAV Gentoo
1.
Pendahuluan
Tujuan
HOWTO ini dirancang untuk membantu anda memindahkan sebuah jaringan dari
banyak klien yang berbicara dengan berbagai bahasa yang berbeda, ke
klien-klien lain yang berbicara dengan bahasa yang umum. Tujuan utamanya
adalah untuk membantu arsitektur dan teknologi yang berbeda, agar dapat
bekerja sama dalam suatu lingkungan yang produktif dan saling bantu-membantu.
Dengan mengikuti arahan-arahan pada HOWTO ini, anda akan mendapatkan
langkah-langkah yang diperlukan untuk memiliki habitat damai yang diisi
oleh Windows dan semua variasi *nix.
HOWTO ini pada awalnya dimulai bukan sebagai panduan, tetapi sebagai FAQ.
Tujuan asalnya adalah untuk mengeksplorasi semua kegunaan dan kekuatan sistem
Gentoo, portage dan keluwesan flag-flag USE. Seperti banyak proyek lainnya,
disadari bahwa ada sesuatu yang belum tersedia di Gentoo: tidak ada HOWTO Samba
untuk para pengguna Gentoo. Para pengguna inilah yang lebih banyak menuntut;
mereka membutuhkan performa tinggi, fleksibilitas dan kustomisasi. Namun bukan
berarti HOWTO ini tidak dapat digunakan pada distro lain, tetapi HOWTO ini
dirancang untuk digunakan pada versi Samba yang telah banyak dikustomisasi.
HOWTO ini akan menjelaskan cara berbagi file dan printer antara komputer
Windows dan *nix. HOWTO ini juga akan mendemokan penggunaan fitur VFS (Virtual
File System) dari Samba untuk menggabungkan perlindungan otomatis dari virus.
Sebagai penutup, anda akan diajarkan cara me-mount dan memanipulasi share.
Ada beberapa topik yang akan disebutkan, tetapi tidak dicakup oleh HOWTO ini.
Anda akan diberikan catatan ketika topik-topik ini disinggung.
HOWTO ini didasarkan pada kompilasi dan gabungan dari HOWTO yang tersedia di
forum Gentoo oleh Andreas "daff"
Ntaflos dan semua pengetahuan yang dikumpulkan oleh Joshua Preston. Link ke
diskusi ini kami sediakan sebagai referensi anda:
Sebelum anda menggunakan panduan ini
Ada beberapa panduan lain untuk men-setup CUPS dan/atau Samba, baca juga
semuanya, karena mungkin anda bisa menemukan hal-hal yang tidak dijelaskan
pada HOWTO ini (secara sengaja atau tidak). Salah satunya adalah dokumen yang
sangat berguna dan ditulis dengan baik Panduan Print Gentoo, karena masalah
konfigurasi dan setup printer tidak dijelaskan di sini.
Tinjauan Singkat
Setelah memberikan berbagai flag USE, daftar berikut ini akan menggarisbawahi
semua topik yang dijelaskan:
- Pada server Samba:
- Instalasi dan konfigurasi ClamAV
- Instalasi dan konfigurasi Samba
- Instalasi dan konfigurasi CUPS
- Menambahkan printer ke CUPS
- Menambahkan driver PS untuk klien Windows
- Pada klien Unix:
- Instalasi dan konfigurasi CUPS
- Konfigurasi printer default
- Mount share Windows atau Samba
- Pada klien Windows:
- Konfigurasi printer
- Mengakses share Samba
Kebutuhan
Kita memerlukan:
- net-fs/samba
- app-antivirus/clamav
- net-print/cups
- net-print/foomatic
- net-print/hplip (jika anda menggunakan printer HP)
- Kernel (2.6)
- Printer (PS atau non-PS, mungkin yang tidak TERLALU baru atau mahal)
-
Sebuah jaringan yang berfungsi (rumah/kantor/dll) yang terdiri dari
beberapa komputer
Paket utama yang kita gunakan di sini adalah net-fs/samba, tetapi, anda
memerlukan kernel dengan dukungan cifs yang telah diaktifkan untuk me-mount
share samba atau windows dari komputer lain. CUPS akan di-emerge jika belum.
app-antivirus/clamav juga akan digunakan, tetapi yang lainnya dapat
dengan mudah diadaptasikan agar bekerja dengan Samba. Ebuild samba Gentoo
mendukung semua teknologi scan virus, seperti Sophos, FProt, Fsav, Trend,
Icap, Nai, ...
2.
Berkenalan dengan Samba
Flag-flag USE
Sebelum meng-emerge apapun, lihatlah semua flag USE yang tersedia untuk Samba.
Daftar Kode 2.1: Samba menggunakan variabel-variabel USE berikut: |
kerberos acl cups ldap pam readline python oav winbind
|
Tergantung pada topologi jaringan dan kebutuhan tertentu server, flag-flag USE
yang disebutkan di bawah ini menyebutkan apa saja yang diikusertakan dan tidak
diikutsertakan ketika meng-emerge Samba.
| Flag USE |
Penjelasan |
| kerberos |
Mengikutsertakan dukungan untuk Kerberos. Server memerlukannya jika akan
digabungkan dengan sebuah domain atau Active Directory. Bacalah
catatan di bawah.
|
| acl |
Mengaktifkan Access Control Lists. Dukungan ACL di Samba menggunakan
ext2/ext3 yang telah ditambal, atau XFS dari SGI agar dapat berfungsi
dengan benar karena Samba akan memperluas akses terinci ke file dan
direktori; jauh lebih dari skema GID/UID *nix biasa.
|
| cups |
Flag ini mengaktifkan dukungan untuk Common Unix Printing System.
Ini akan menyediakan antarmuka yang dapat digunakan untuk membagi printer
CUPS ke sistem lain pada jaringan.
|
| ldap |
Mengaktifkan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP). Jika
Samba akan digunakan dengan Active Directory, opsi ini harus
diaktfikan. Ini akan digunakan pada saat Samba perlu login atau menyediakan
login ke Domain/Active Directory Server. Flag kerberos diperlukan
untuk untuk memfungsikan opsi ini dengan benar.
|
| pam |
Mengikutsertakan dukungan untuk Pluggable Authentication Modules
(PAM). Opsi ini menyediakan kemampuan untuk mengotentikasi user pada server
Samba, yang diperlukan jika user harus login ke server anda. Flag kerberos
dianjurkan penggunaannya bersama opsi ini.
|
| readline |
Me-link Samba ke libreadline. Hal ini sangat dianjurkan dan
seharusnya tidak dinonaktifkan.
|
| python |
API binding Python. Menyediakan sebuah API yang akan mengijinkan Python
untuk berinteraksi dengan Samba.
|
| oav |
Menyediakan on-access scanning untuk share Samba dengan daemon FRISK
F-Prot, Kaspersky AntiVirus, OpenAntiVirus.org ScannerDaemon, Sophos Sweep
(SAVI), Symantec CarrierScan, dan Trend Micro (VSAPI).
|
| winbind |
Dengan winbind, anda bisa mendapatkan unified logon di dalam
lingkungan Samba. Winbind menggunakan implementasi pemanggilan Windows RPC,
PAM dan name service switch (didukung oleh pustaka C) agar pengguna
domain Windows NT dapat tampil dan bekerja sebagai pengguna Unix pada
sistem Unix.
|
Beberapa hal yang perlu disebutkan tentang flag-flag USE dan fungsi-fungsi
Samba:
-
ACL pada ext2/3 diimplementasikan melalui extended attributes (EA).
Opsi EA dan ACL di kernel kernel untuk ext2 dan/atau ext3 perlu diaktifkan
(tergantung pada filesystem apa yang akan digunakan - keduanya dapat
diaktifkan).
-
Karena fungsi Active Directory, ACL, dan PDC bukanlah cakupan HOWTO
ini, anda mungkin perlu mengikuti link-link berikut:
3.
Instalasi Software Server
Emerge Samba
Pertama-tama: pastikan nama host anda telah di-resolve dengan benar,
boleh dengan sistem nama domain di jaringan atau dengan entri yang sesuai di
file /etc/hosts. Terkadang cupsaddsmb tidak bisa bekerja
jika nama host tidak menunjuk ke komputer yang benar.
Mudah-mudahan sekarang anda sudah dapat memperkirakan apa saja yang anda
perlukan bersama Samba untuk memenuhi kebutuhan anda. Setup yang digunakan
pada HOWTO ini adalah:
Untuk mengoptimasi performa, ukuran dan lama kompilasi, flag-flag USE sengaja
ditambahkan dan dibuang.
Daftar Kode 3.1: Emerge Samba |
# echo "net-fs/samba oav readline cups pam" >> /etc/portage/package.use
# emerge net-fs/samba
|
Perintah ini akan meng-emerge Samba dan CUPS (jika CUPS belum di-emerge).
Emerge ClamAV
Karena flag oav hanya menyediakan sebuah antarmuka untuk melakukan
on access virus scanning, kita masih perlu meng-emerge scanner virus itu
sendiri. Scanner yang digunakan pada HOWTO ini adalah ClamAV.
Daftar Kode 3.2: Emerge Clamav |
# emerge app-antivirus/clamav
|
Emerge foomatic
Daftar Kode 3.3: Emerge foomatic |
# emerge net-print/foomatic
|
Emerge net-print/hplip
Anda hanya memerlukannya jika anda menggunakan printer HP.
Daftar Kode 3.4: Emerge hplip |
# emerge net-print/hplip
|
4.
Konfigurasi Server
Konfigurasi Samba
File konfigurasi utama Samba adalah /etc/samba/smb.conf. File ini
dibagi menjadi beberapa bagian yang ditandai dengan [sectionname].
Tanda komentar bisa berupa # atau ;. Berikut ini adalah contoh
smb.conf dengan banyak tanda komentar dan saran untuk dimodifikasi.
Jika anda membutuhkan penjelasannya, bacalah manual smb.conf, file
smb.conf.example, website Samba atau buku-buku tentang Samba yang
banyak tersedia.
Daftar Kode 4.1: Contoh /etc/samba/smb.conf |
[global]
workgroup =
server string = Samba Server %v
printcap name = cups
printing = cups
load printers = yes
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 50
socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
interfaces = lo eth0
bind interfaces only = yes
hosts allow = 127.0.0.1 192.168.1.0/24
hosts deny = 0.0.0.0/0
security = share
guest ok = yes
vfs object = vscan-clamav
vscan-clamav: config-file = /etc/samba/vscan-clamav.conf
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /etc/samba/printer
guest ok = yes
browseable = yes
read only = yes
write list = root
[HPDeskJet930C]
comment = HP DeskJet 930C Network Printer
printable = yes
path = /var/spool/samba
public = yes
guest ok = yes
printer admin = root
[printers]
comment = All Printers
browseable = no
printable = yes
writable = no
public = yes
guest ok = yes
path = /var/spool/samba
printer admin = root
[public]
comment = Public Files
browseable = yes
public = yes
create mode = 0766
guest ok = yes
path = /home/samba/public
|
Peringatan:
Jika anda ingin menggunakan akun guest Samba untuk melakukan hal-hal yang
berhubungan dengan pencetakan dari klien Windows: jangan set ke guest only
= yes di seksi [global]. Akun guest terkadang bisa menyebabkan
masalah ketika menjalankan cupsaddsmb pada saat melakukan koneksi dari
komputer Windows. Baca juga yang berikut ini ketika kita berbicara tentang
cupsaddsmb dan semua masalah yang bisa timbul. Gunakan user khusus untuk
printer, seperti printeruser atau printer atau printme
atau apa saja. Ini baik dan akan melindungi anda dari berbagai masalah.
|
Peringatan:
Menyalakan on access scanning ClamAV di seksi [global] akan
banyak menurunkan performa server Samba anda.
|
Sekarang ciptakan direktori-direktori yang diperlukan untuk konfigurasi
minimal Samba untuk membagi printer yang telah diinstal melalui jaringan.
Daftar Kode 4.2: Menciptakan direktori-direktori |
# mkdir /etc/samba/printer
# mkdir /var/spool/samba
# mkdir /home/samba/public
|
Paling tidak dibutuhkan satu user Samba untuk menginstal driver printer dan
mengijinkan user untuk melakukan koneksi ke printer. User harus sudah terdaftar
di file /etc/passwd sistem.
Daftar Kode 4.3: Menciptakan user |
# smbpasswd -a root
# smbpasswd -a username
|
Password Samba tidak perlu sama dengan password sistem di
/etc/passwd.
Anda juga perlu meng-update /etc/nsswitch.conf agar sistem
Windows mudah ditemukan dengan NetBIOS:
Daftar Kode 4.4: Edit /etc/nsswitch.conf |
# nano -w /etc/nsswitch.conf
hosts: files dns wins
|
Konfigurasi ClamAV
File konfigurasi yang akan digunakan telah ditentukan di smb.conf,
yaitu /etc/samba/vscan-clamav.conf. Walaupun opsi-opsi ini telah
diatur ke default, aksi untuk file yang terinfeksi tidak perlu diubah.
Daftar Kode 4.5: /etc/samba/vscan-clamav.conf |
[samba-vscan]
max file size = 0
verbose file logging = no
scan on open = yes
scan on close = yes
deny access on error = yes
deny access on minor error = yes
send warning message = yes
infected file action =
quarantine directory = /tmp
quarantine prefix = vir-
max lru files entries = 100
lru file entry lifetime = 5
clamd socket name = /tmp/clamd
oav port = 8127
|
Pada umumnya langsung menjalankan scanner virus ketika boot adalah ide bagus.
Tambahkan ke runlevel default lalu jalankan servis clamd.
Servis ini memiliki dua proses: freshclam menjaga database definisi virus
tetap up-to-date, sedangkan clamd adalah daemon anti-virus. Pertama anda
mungkin perlu mengeset path file log sesuai dengan kebutuhan anda.
Daftar Kode 4.6: Memeriksa lokasi file log |
# vim /etc/clamd.conf
# vim /etc/freshclam.conf
# vim /etc/conf.d/clamd
|
Sekarang jalankan scanner virus.
Daftar Kode 4.7: Tambahkan clamd ke runlevel default lalu jalankan |
# rc-update add clamd default
# /etc/init.d/clamd start
|
Konfigurasi CUPS
Ini sedikit lebih rumit. File konfigurasi utama CUPS adalah
/etc/cups/cupsd.conf. Strukturnya mirip dengan file
httpd.conf Apache, jadi sebagian dari anda mungkin sudah mengenalnya.
Apa yang digarisbawahi pada contoh berikut adalah direktif yang perlu diganti:
Daftar Kode 4.8: /etc/cups/cupsd.conf |
ServerName PrintServer
ServerAdmin root@PrintServer
AccessLog /var/log/cups/access_log
ErrorLog /var/log/cups/error_log
LogLevel debug
MaxClients 100
BrowseAddress @IF(eth0)
<Location />
Order Deny,Allow
Deny From All
Allow From 192.168.1.*
</Location>
<Location /admin>
AuthType Basic
AuthClass System
Allow From 192.168.1.*
Order Deny,Allow
Deny From All
</Location>
|
Edit /etc/cups/mime.convs untuk menghilangkan komentar pada
beberapa baris. Perubahan pada mime.convs dan
mime.types diperlukan agar CUPS dapat mencetak dokumen
Microsoft Office.
Daftar Kode 4.9: /etc/cups/mime.convs |
application/octet-stream application/vnd.cups-raw 0
|
Edit /etc/cups/mime.types untuk menghilangkan tanda komentar.
Daftar Kode 4.10: /etc/cups/mime.types |
application/octet-stream
|
CUPS harus dinyalakan ketika boot.
Daftar Kode 4.11: Menyiapkan servis CUPS |
# rc-update add cupsd default
# /etc/init.d/cupsd restart
|
Instalasi printer untuk dan dengan CUPS
Pertama, bukalah LinuxPrinting.Org
untuk mencari dan mendownload file PPD untuk CUPS dan printer anda. Caranya,
klik Printer Listings di bagian kiri. Pilih nama pembuat dan model
printer anda dari menu, mis. HP dan DeskJet 930C. Klik "Show". Pada halaman
selanjutnya, klik link "recommended driver" setelah membaca berbagai
catatan dan info yang ada. Lalu download file PPD dari halaman selanjutnya
setelah membaca catatan dan pemberitahuan di sana. Anda mungkin perlu memilih
ulang pembuat dan jenis printer anda. Bacalah panduan cepat CUPS
untuk mendapatkan bantuan tentang bekerja dengan CUPS.
Sekarang anda telah memiliki file PPD untuk printer anda untuk digunakan dengan
CUPS. Tempatkan file tersebut di /usr/share/cups/model. File PPD
untuk HP DeskJet 930C bernama HP-DeskJet_930C-hpijs.ppd. Sekarang
anda perlu menginstal printer. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan antarmuka
web CUPS atau perintah-perintah di konsol. Antarmuka web ada di
http://PrintServer:631 jika CUPS sudah dijalankan.
Daftar Kode 4.12: Instal printer dengan perintah di konsol |
# lpadmin -p HPDeskJet930C -E -v usb:/dev/ultp0 -m HP-DeskJet_930C-hpijs.ppd
# /etc/init.d/cupsd restart
|
Jangan lupa untuk mengeset printer yang anda miliki. Pastikan untuk memberikan
nama yang benar (dengan argumen -p) (nama yang anda gunakan di
konfigurasi Samba!) dan letakkan di path usb:/dev/usb/anu,
parallel:/dev/anu atau device apapun yang anda gunakan untuk printer
anda.
Sekarang anda sudah dapat mengakses printer anda dari antarmuka web dan
mencetak halaman percobaan.
Instalasi driver printer Windows
Setelah printer anda berfungsi, saatnya untuk menginstal driver agar klien
Windows dapat menggunakannya. Samba 2.2 memperkenalkan fitur ini. Masuklah
ke server print di Network Neighbourhood, klik kanan printershare lalu
pilih "connect" untuk mendownload driver yang diperlukan ke klien. Cara ini
lebih mudah daripada harus menginstal driver printer secara lokal.
Ada dua set driver printer untuk keperluan ini. Pertama, driver PS Adobe yang
bisa anda dapatkan dari Adobe (Driver
printer PostScript). Kedua, driver PS CUPS yang bisa anda dapatkan dengan
meng-emerge cups-windows. Paket ini masih bertanda ~arch, jadi mungkin
anda harus menambahkannya ke /etc/portage/package.keywords
terlebih dahulu. Kelihatannya hampir tidak ada perbedaan antara kedua driver
ini, tetapi driver PS dari Adobe harus diekstrak dari sistem Windows karena
berupa binari Windows. Proses mencari dan menemukan file-nya juga agak sedikit
rumit. Driver CUPS juga memiliki sedikit lebih banyak opsi yang tidak dimiliki
oleh driver Adobe.
HOWTO ini menggunakan driver CUPS untuk Windows. Installah dengan cara sebagai
berikut:
Daftar Kode 4.13: Instalasi driver |
# emerge -av cups-windows
|
Sekarang kita akan menggunakan cupsaddsmb yang disediakan oleh paket
CUPS. Jangan lupa untuk membaca manualnya (man cupsaddsmb) agar anda
dapat mengetahui driver Windows mana yang harus anda salin ke direktori CUPS.
Setelah anda menyalin driver yang tepat, restart CUPS dengan menjalankan
/etc/init.d/cupsd restart. Selanjutnya, jalankan cupsaddsmb
seperti berikut:
Daftar Kode 4.14: Menjalankan cupsaddsmb |
# cupsaddsmb -H PrintServer -U root -h PrintServer -v HPDeskJet930C
# cupsaddsmb -H PrintServer -U root -h PrintServer -a
|
Peringatan:
Eksekusi perintah ini terkadang menyebabkan masalah. Bacalah semua
isi thread
ini untuk mendapatkan tips menangani masalah.
|
Berikut ini adalah error yang sering terjadi:
-
Nama host yang diberikan sebagai parameter untuk -h dan -H
(PrintServer) terkadang tidak di-resolve dengan benar dan tidak
dapat mengenal server print untuk interaksi CUPS/Samba. Jika ada error
seperti Warning: No PPD file for printer "CUPS_PRINTER_NAME" -
skipping! terjadi, hal pertama yang harus anda lakukan ialah mengganti
PrintServer dengan localhost lalu coba lagi.
-
Perintah gagal dengan NT_STATUS_UNSUCCESSFUL. Pesan error ini sering
tampil, tetapi bisa disebabkan oleh banyak hal. Pesan ini juga sayangnya
tidak dapat banyak membantu. Satu hal yang perlu anda coba ialah mengeset
security = user untuk sementara di file smb.conf.
Setelah/jika instalasi selesai dengan sukses, anda harus mengembalikannya
ke "share", atau apapun nilai yang anda gunakan sebelumnya.
Perintah tadi akan menginstal driver ke struktur direktori di dalam
/etc/samba/printer. Direktorinya adalah
/etc/samba/printer/W32X86/2/. File-file di dalamnya adalah 3 file
driver dan file PPD, namanya diganti menjadi NamaPrinterAnda.ppd
(nama yang anda gunakan untuk printer ketika anda menginstalnya (lihat di atas)).
Jika tidak ada kesalahan atau komplikasi lain, driver anda sekarang telah
terinstal.
Menyelesaikan setup
Terakhir, setup direktori.
Daftar Kode 4.15: Perubahan terakhir yang diperlukan |
# mkdir /home/samba
# mkdir /home/samba/public
# chmod 755 /home/samba
# chmod 755 /home/samba/public
|
Menguji konfigurasi Samba
Kita perlu menguji konfigurasi kita untuk memastikan semua telah kita atur
dengan benar dan semua opsi yang kita gunakan paling tidak memiliki sintaks
yang benar. Caranya dengan menjalankan testparm.
Daftar Kode 4.16: Menjalankan testparm |
# /usr/bin/testparm
Load smb config files from /etc/samba/smb.conf
Processing section "[printers]"
Global parameter guest account found in service section!
Processing section "[public]"
Global parameter guest account found in service section!
Loaded services file OK.
Server role: ROLE_STANDALONE
Press enter to see a dump of your service definitions
...
...
|
Menjalankan servis Samba
Sekarang atur Samba agar dijalankan setiap boot; lalu jalankan servisnya.
Daftar Kode 4.17: Setup servis Samba |
# rc-update add samba default
# /etc/init.d/samba start
|
Memeriksa servis-servis
Saat ini, kita mungkin perlu memeriksa file log. Kita juga perlu melihat isi
share Samba dengan smbclient.
Daftar Kode 4.18: Memeriksa share dengan smbclient |
# smbclient -L localhost
Password:
|
5.
Konfigurasi Klien
Konfigurasi printer klien *nix
Tanpa memandang distro, satu-satunya yang anda butuhkan adalah CUPS. Lakukan
proses yang sama/setara pada klien UNIX/Linux/BSD apa saja.
Daftar Kode 5.1: Konfigurasi sistem Gentoo |
# emerge cups
# nano -w /etc/cups/client.conf
ServerName PrintServer
|
Itu saja. Tidak ada lagi yang perlu kita lakukan.
Jika anda hanya menggunakan satu printer, printer tersebut akan menjadi printer
default anda. Jika server print anda mengatur beberapa printer, admin anda
perlu menentukan printer mana yang akan menjadi printer default. Jika anda
ingin menentukan printer lain untuk menjadi default untuk komputer anda
sendiri, gunakan perintah lpoptions.
Daftar Kode 5.2: Menentukan printer default |
# lpstat -a
HPDeskJet930C accepting requests since Jan 01 00:00
laser accepting requests since Jan 01 00:00
# lpoptions -d HPDeskJet930C
|
Daftar Kode 5.3: Mencetak di *nix |
# lp -d HPDeskJet930C anything.txt
# lp foobar.whatever.ps
|
Bukalah http://printserver:631 dengan browser web di klien anda jika
anda ingin mengatur printer-printer dan tugas-tugasnya dengan antarmuka web
yang bagus. Gantikan printserver dengan nama komputer yang
menjadi server print, bukan nama yang anda berikan untuk server print CUPS jika
anda menggunakan nama yang berbeda.
Mount share Windows atau Samba di GNU/Linux
Catatan:
Jangan lupa untuk menginstal net-fs/mount-cifs atau
net-fs/samba pada komputer klien yang akan mengakses share.
|
Sekarang saatnya untuk mengkonfigurasi kernel agar mendukung smbfs. Karena
penulis menganggap anda telah mengkompilasi paling tidak satu kernel, kita
perlu memastikan apakah opsi-opsi yang diperlukan telah dipilih dengan benar
di kernel. Demi kemudahan, jadikan semuanya sebagai modul. Menurut penulis,
menggunakan modul-modul kernel adalah pilihan bagus dan harus selalu
digunakan kapan dan dimanapun jika memungkinkan.
Daftar Kode 5.4: Dukungan kernel |
CONFIG_CIFS=m
|
Lalu buatlah modulnya dan instal; masukkan dengan:
Daftar Kode 5.5: Load modul kernel |
# modprobe smbfs
|
Jika modul telah di-load, kita bisa me-mount share Windows atau Samba. Gunakan
mount, seperti penjelasan di bawah ini:
Daftar Kode 5.6: Mount share Windows/Samba |
# mount -t cifs //PrintServer/public /mnt/public
# mount -t cifs -o username=USERNAME,password=PASSWORD //PrintServer/public/mnt/public
|
Setelah anda me-mount share, anda dapat mengaksesnya seperti drive lokal biasa.
Konfigurasi Printer Untuk Klien Windows NT/2000/XP
Mudah sekali, hanya point-and-click. Masuklah ke
\\PrintServer lalu klik kanan printer (HPDeskJet930C) dan klik
"connect." Ini akan mendownload driver ke klien Windows dan semua aplikasi
(seperti MS. Word atau Acrobat) akan menampilkan HPDeskJet930C sebagai printer
yang tersedia untuk digunakan. :-)
6.
Catatan Akhir
Salam Perpisahan
Itu saja. Sekarang anda sudah memiliki lingkungan pencetakan yang bagus dan
bersahabat untuk Windows dan *nix juga share yang bebas dari virus!
7.
Link-link dan Sumber-sumber
Link-link
Berikut ini adalah beberapa link yang mungkin bisa membantu anda men-setup,
mengkonfigurasi dan mengatasi masalah dalam instalasi:
Mengatasi Masalah
Bacalahhalaman
ini, bagian dari manual "Printing Support in Samba 3.0" Kurt Pfeifle.
Banyak sekali tips berguna di sini! Pastikan juga untuk membacanya sebelum
mengungkapkan masalah dan pertanyaan! Mungkin solusi yang anda cari sudah ada
di sini.
Isi dokumen ini dilisensikan dengan lisensi Creative Commons -
Attribution / Share Alike.
|