Panduan Konfigurasi X Server

Sven Vermeulen  Author
Dzikri Aziz  Translator

Diperbarui 20 Juni 2007
Versi asli dari dokumen ini terakhir diupdate 2 Oktober 2009

1.  Apa itu Server X Window?

Grafis vs Command-Line

Pengguna biasa mungkin akan ketakutan jika harus mengetikkan baris-baris perintah. Mengapa ia tidak bisa melakukan point-n-click sesuka hati dengan kebebasan yag diberikan oleh Gentoo (dan Linux secara umum)? Pastinya..... anda dapat melakukan hal ini ;-) Linux menawarkan beragam antarmuka dan lingkungan yang dapat anda instal bersama-sama dengan instalasi anda yang telah ada.

Hal ini merupakan salah satu kejutan terbesar bagi para pengguna baru: sebuah antarmuka grafis tidak lain hanyalah sebuah aplikasi yang dijalankan di sistem anda. Antarmuka grafis ini bukanlah bagian dari kernel Linux atau bagian internal lain sistem anda. Tetapi merupakan sebuah aplikasi handal yang menyediakan lingkungan grafis pada workstation anda.

Karena standar merupakan hal penting, maka sebuah standar untuk membentuk jendela dan memindahkannya di layar, interaksi dengan user menggunakan mouse, keyboard dll, merupakan aspek penting yang telah dibuat dan dinamakan X Window System, biasa disingkat X11 atau hanya X, yang digunakan di Unix, Linux, dan sistem operasi mirip Unix lain di seluruh dunia.

Aplikasi yang menyediakan antarmuka grafis bagi para pengguna Linux dan menggunakan standar X11 adalah Xorg-X11, pencabangan dari proyek XFree86. XFree86 telah memutuskan untuk menggunakan sebuah lisensi yang mungkin tidak cocok dengan GPL; oleh karena itu penggunaan Xorg dianjurkan. Pohon Portage resmi tidak lagi menyediakan paket XFree86.

Proyek X.org

Terciptalah proyek X.org yang memelihara sebuah implementasi open-source X11 yang dapat disebarkan secara bebas. Xorg merupakan infrastruktur desktop open-source berbasis X11.

Xorg menyediakan sebuah antarmuka antara hardware dan software grafis yang ingin anda jalankan. Selain itu, Xorg juga mendukung jaringan dengan penuh. Artinya, anda dapat menjalankan sebuah aplikasi pada suatu sistem sambil melihatnya dari sistem lain.

2.  Instalasi Xorg

Menggunakan emerge

Sekarang mari kita instal Xorg. Untuk menginstalnya, anda hanya perlu menjalankan emerge xorg-x11. Menginstal Xorg membutuhkan waktu yang agak lama, jadi anda mungkin ingin mencari makanan kecil sambil menunggunya.

Sebelum menginstal Xorg, anda harus mengkonfigurasi dua variabel penting di file /etc/make.conf.

Variabel pertama adalah VIDEO_CARDS. Variabel ini menentukan driver video yang ingin anda gunakan dan biasanya berdasarkan jenis kartu video yang anda miliki. Pengaturan yang paling umum adalah nvidia untuk kartu nVidia atau fglrx untuk kartu ATi Radeon. Keduanya merupakan driver proprietary dari nVidia dan ATi. Jika anda ingin menggunakan driver versi open-source, isikan nv pada variabel tersebut. Tapi ingat, anda tidak bisa mendapatkan akselerasi 3D dengan driver ini. Driver open source radeon untuk ATi mendukung 3D secara penuh pada kartu Radeon lama, tetapi tidak dapat digunakan untuk Radeon baru. Variabel VIDEO_CARDS boleh berisi lebih dari satu driver. Anda dapat memisahkannya dengan spasi.

Variabel kedua adalah INPUT_DEVICES dan digunakan untuk menentukan driver apa saja yang akan diinstal untuk perangkat input. Biasanya, keyboard mouse sudah cukup.

Sekarang anda harus memutuskan driver apa saja yang ingin anda gunakan lalu tambahkan pengaturan yang diperlukan di file /etc/make.conf:

Daftar Kode 2.1: Contoh entri make.conf

(Untuk dukungan mouse dan keyboard)
INPUT_DEVICES="keyboard mouse"
(Untuk kartu nVidia)
VIDEO_CARDS="nvidia"
(ATAU, untuk kartu ATi Radeon)
VIDEO_CARDS="fglrx"

Petunjuk lebih lengkap tentang konfigurasi kartu nVidia dan ATi bisa anda baca di Panduan nVidia Gentoo Linux dan di FAQ ATi Gentoo Linux . Jika anda tidak tahu driver apa yang harus anda gunakan, bacalah kedua panduan tersebut untuk mendapatkan info lebih rinci.

Catatan: Jika pengaturan yang kami anjurkan tidak berfungsi pada sistem anda, anda perlu menjalankan emerge -pv xorg-x11 untuk memeriksa seluruh opsi-opsi yang tersedia lalu pilih yang diperlukan oleh sistem anda. Contoh berikut ini untuk arsitektur amd64 dan xorg-server-1.2.

Daftar Kode 2.2: Menampilkan pilihan driver yang tesedia

# emerge -pv xorg-server

These are the packages that would be merged, in order:

Calculating dependencies... done!
[ebuild   R   ] x11-base/xorg-server-1.2.0-r3  USE="dri nptl xorg (-3dfx)
-debug -dmx -ipv6 -kdrive -minimal -sdl -xprint" INPUT_DEVICES="keyboard mouse
-acecad -aiptek -calcomp -citron -digitaledge -dmc -dynapro -elo2300
-elographics -evdev -fpit -hyperpen -jamstudio -joystick -magellan -microtouch
-mutouch -palmax -penmount -spaceorb -summa -synaptics -tek4957 -ur98 -vmmouse
-void -wacom"
VIDEO_CARDS="nvidia -apm -ark -chips -cirrus -cyrix -dummy -epson -fbdev
-fglrx -glint -i128 (-i740) -i810 (-impact) (-imstt) -mach64 -mga -neomagic
(-newport) (-nsc) -nv -r128 -radeon -rendition -s3 -s3virge -savage
-siliconmotion -sis -sisusb (-sunbw2) (-suncg14) (-suncg3) (-suncg6) (-sunffb)
(-sunleo) (-suntcx) -tdfx -tga -trident -tseng -v4l -vesa -vga -via -vmware
-voodoo" 0 kB

Setelah mengatur seluruh variabel yang diperlukan, anda dapat menginstal paket Xorg.

Daftar Kode 2.3: Instalasi Xorg

# emerge xorg-x11

Ketika instalasi selesai, anda mungkin perlu memperbarui beberapa variabel lingkungan sebelum melanjutkan. Jalankan saja env-update diikuti dengan source /etc/profile.

Daftar Kode 2.4: Memperbarui variabel lingkungan

# env-update
# source /etc/profile

3.  Konfigurasi Xorg

File xorg.conf

File konfigurasi Xorg bernama xorg.conf dan terletak di /etc/X11. Paket xorg-x11 Menyediakan sebuah file konfigurasi contoh di /etc/X11/xorg.conf.example yang dapat anda gunakan untuk menciptakan konfigurasi anda sendiri. File ini berisi banyak komentar, namun jika anda memerlukan dokumentasi lebih terinci tentang sintaks, jangan ragu-ragu untuk membaca halaman manual:

Daftar Kode 3.1: Membaca manual xorg.conf

# man 5 xorg.conf

Selamat membaca bagi anda yang ingin. Kami jelas-jelas tidak ingin, jadi mari kita lanjutkan dengan menciptakan file konfigurasi secara otomatis.

Default: Menciptakan xorg.conf secara otomatis

Xorg sendiri dapat menebak hampir semua parameter bagi anda. Biasanya, anda hanya perlu merubah beberapa baris untuk mendapatkan resolusi yang sesuai. Jika anda tertarik untuk melakukan tweak, jangan lupa membaca panduan dari sumber-sumber yang disebutkan pada bagian akhir bab ini. Namun pertama-tama, mari kita ciptakan sebuah file konfigurasi (yang mudah-mudahan bisa berfungsi).

Daftar Kode 3.2: Menciptakan file xorg.conf

# Xorg -configure

Jangan lupa baca baris terakhir yang ditampilkan pada layar ketika Xorg selesai memeriksa hardware anda. Jika Xorg menyatakan adanya kegagalan pada poin tertentu, anda terpaksa harus menulis sendiri file xorg.conf. Dengan anggapan Xorg tidak gagal, Xorg akan menyatakan bahwa /root/xorg.conf.new telah diciptakan untuk anda coba. Jadi sekarang mari kita coba :)

Daftar Kode 3.3: Mencoba file xorg.conf.new

# X -config /root/xorg.conf.new

Jika semuanya berjalan dengan baik, anda akan melihat pola hitam-putih sederhana. Periksa apakah mouse anda berfungsi dengan benar dan resolusi layar sudah bagus. Jika anda mendapatkan error tentang "/dev/mouse", coba ganti device mouse anda ke /dev/input/mice di seksi "InputDevice" dari xorg.conf. Anda mungkin tidak dapat menyimpulkan apakah resulosi sudah tepat, tetapi pastinya anda dapat mengetahuinya jika resolusi tersebut terlalu rendah. Anda dapat keluar kapan saja dengan menekan Ctrl-Alt-Backspace.

Alternatif: Menciptakan xorg.conf secara semi-otomatis

Xorg menyediakan sebuah utilitas bernama xorgconfig yang akan menanyakan berbagai informasi sistem anda (kartu grafis, keyboard, ...). File xorg.conf akan diciptakan berdasarkan informasi yang anda berikan.

Daftar Kode 3.4: Menciptakan xorg.conf secara semi-otomatis

# xorgconfig

Utilitas lain, juga disediakan oleh Xorg, adalah xorgcfg, yang pertama-tama akan mencoba untuk menjalankan Xorg -configure lalu menjalankan X server untuk tweak akhir.

Daftar Kode 3.5: Menggunakan xorgcfg

# xorgcfg
(Jika X crash atau konfigurasi gagal, coba:)
# xorgcfg -textmode

Menyalin xorg.conf

Mari kita salin xorg.conf.new ke /etc/X11/xorg.conf, agar kita tidak perlu lagi menjalankan X -config -- mengetikkan X atau startx jauh lebih mudah :)

Daftar Kode 3.6: Menyalin xorg.conf

# cp /root/xorg.conf.new /etc/X11/xorg.conf

Menggunakan startx

Sekarang cobalah startx untuk menjalankan X server. startx merupakan sebuah skrip yang akan menjalankan sebuah X session, artinya, startx menjalankan X server dan beberapa aplikasi grafis di atasnya. startx memutuskan aplikasi apa yang perlu dijalankan dengan urutan berikut ini:

Daftar Kode 3.7: Menjalankan X

# startx

Jika anda melihat sebuah window manager yang jelek, itulah yang dinamakan twm. Untuk keluar dari sesi twm, ketik exit atau Ctrl-D pada xterm yang tampil. Anda juga dapat membunuh sesi X menggunakan kombinasi Ctrl-Alt-Backspace. Tapi ini akan menyebabkan X keluar dengan tidak bersih -- sesuatu yang mungkin tidak anda inginkan, tetapi juga tidak berbahaya :)

4.  Tweak xorg.conf

Mengatur Resolusi

Jika anda merasa bahwa resolusi layar tidak benar, anda perlu memeriksa dua seksi pada konfigurasi anda. Pertama, seksi Screen yang berisi daftar resolusi, X server akan menjalankan salah satunya. Secara default, seksi ini mungkin tidak berisi resolusi sama sekali. Jika memang begitu, Xorg akan memperkirakan resolusi berdasarkan informasi pada seksi kedua, Monitor.

Yang terjadi adalah, Xorg memeriksa pengaturan HorizSync dan VertRefresh pada seksi Monitor untuk menghitung resolusi yang benar. Untuk sekarang, biarkan pengaturan ini apa adanya. Hanya jika perubahan pada seksi Screen (yang akan kami jelaskan sebentar lagi) tidak bekerja, anda baru perlu mencari spesifikasi monitor anda dan mengisikan nilai-nilai yang benar. Anda juga dapat menggunakan sebuah utilitas yang akan mencari spesifikasi monitor anda seperti sys-apps/ddcxinfo-knoppix.

Peringatan: Jangan "hanya" menggantikan nilai-nilai variabel monitor ini begitu saja tanpa membaca spesifikasi teknis monitor anda. Nilai-nilai yang salah dapat menyebabkan error out-of-sync, dan mungkin menghanguskan monitor anda.

Sekarang mari kita ubah resolusi. Pada contoh berikut ini dari /etc/X11/xorg.conf kita tambahkan baris Modes dan DefaultDepth agar X server kita dijalankan dengan 24 bit pada resolusi 1024x768 secara default. Jangan pedulikan baris yang lain -- ini hanyalah contoh dan kemungkinan akan berbeda dengan setting pada sistem anda.

Daftar Kode 4.1: Mengubah seksi Screen pada /etc/X11/xorg.conf

Section "Screen"
  Identifier    "Default Screen"
  Device        "S3 Inc. ProSavage KN133 [Twister K]"
  Monitor       "Generic Monitor"
  DefaultDepth  24
  # Beberapa baris dilewatkan agar lebih mudah dibaca
  SubSection  "Display"
    Depth   24
    Modes   "1024x768"
  EndSubSection
EndSection

Jalankan X (startx) agar menggunakan resolusi yang anda inginkan :)

Konfigurasi Keyboard

Untuk menggunakan keyboard internasional di X, carilah seksi InputDevice yang mengatur keyboard lalu tambahkan opsi XkbLayout agar menunjuk ke layout keyboard yang anda inginkan. Sebagai contoh, kami tunjukkan cara menambahkan layout Belgia. Gantikan kode negara dengan yang anda inginkan:

Daftar Kode 4.2: Mengubah layout keyboard

Section "InputDevice"
  Identifier    "Generic Keyboard"
  Driver        "keyboard"
  Option        "CoreKeyboard"
  Option        "XkbRules"    "xorg"
  Option        "XkbModel"    "pc105"
  Option        "XkbLayout"   "be"
EndSection

Konfigurasi Mouse

Jika mouse anda belum berfungsi, pertama anda perlu mencari tahu apakah mouse anda telah terdeteksi oleh kernel. Mouse (menurut file perangkat) berada di /dev/input/mouse0 (atau /dev/input/mice jika anda ingin menggunakan banyak mouse). Pada beberapa kasus, /dev/psaux digunakan. Anda dapat memeriksa apakah file tersebut telah mewakili mouse anda dengan memeriksa output dari file tersebut ketika anda menggerakkan mouse anda. Biasanya anda akan melihat tulisan acak di layar. Anda dapat mengakhirinya dengan menekan Ctrl-C.

Daftar Kode 4.3: Memeriksa file perangkat mouse

# cat /dev/input/mouse0
(Tekan Ctrl-C untuk mengakhiri)

Jika mouse anda tidak terdeteksi, periksa apakah modul yang diperlukan telah di-load.

Jika mouse anda telah terdeteksi, isikan file perangkat yang benar pada seksi InputDevice. Pada contoh berikut ini anda akan melihat bahwa kami juga mengatur dua opsi lain: Protocol (berisi protokol mouse yang digunakan -- biasanya PS/2 atau IMPS/2) dan ZAxisMapping (agar roda mouse - jika tersedia - dapat digunakan).

Daftar Kode 4.4: Mengubah setting mouse

Section "InputDevice"
  Identifier    "TouchPad Mouse"
  Driver        "mouse"
  Option        "CorePointer"
  Option        "Device"        "/dev/input/mouse0"
  Option        "Protocol"      "IMPS/2"
  Option        "ZAxisMapping"  "4 5"
EndSection

Jalankan startx dan berbahagialah dengan hasilnya :) Selamat, sekarang (mudah-mudahan) anda telah memiliki Xorg yang berfungsi pada sistem anda. Langkah selanjutnya adalah membuang window manager jelek ini dan menggunakan window manager lain yang memiliki banyak fitur (atau bahkan sebuah lingkungan desktop) seperti KDE atau GNOME, tapi hal tersebut tidak dijelaskan pada panduan ini :)

5.  Sumber-sumber

Menciptakan dan Men-tweak xorg.conf

Pertama-tama, man 5 xorg.conf menyediakan referensi yang lengkap tentang sintaks yang digunakan oleh file konfigurasi. Jangan lupa baca manual ini pada sebuah terminal ketika anda mengedit file konfigurasi anda!

Sumber kedua yang terdapat di sistem anda adalah direktori /usr/X11R6/lib/X11/doc yang berisi banyak file README untuk masing-masing chipset grafis.

Terdapat juga banyak referensi online terkait xorg.conf. Kami hanya memberikan sedikit saja, jangan lupa gunakan Google untuk mendapatkan lebih banyak lagi :) Karena xorg.conf dan XF86Config (file konfigurasi yang digunakan oleh proyek XFree86) menggunakan sintaks yang sama pada kebanyakan opsi-opsi konfigurasi dan info tentang XF86Config lebih banyak tersedia, kami juga mencantumkannya di sini.

Sumber-sumber lain

Jika anda ingin memperbarui sistem anda dari Xorg monolithic lama ke yang lebih baru, Xorg 7 modular, anda perlu membaca Panduan Migrasi ke X Modular.

Info lebih lanjut tentang konfigurasi paket-paket lain untuk lingkungan X bisa anda dapatkan pada bagian Sumber Dokumentasi Desktop Gentoo dari dokumentasi kami.